Silakan Dibaca...

Minggu, 07 Oktober 2012

KONSEP, ALIRAN, DAN SEJARAH KOPERASI


KONSEP KOPERASI
KONSEP KOPERASI BARAT
Koperasi merupakan  organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi  maupun perusahaan koperasi.
Konsep Koperasi Sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.
Konsep Koperasi Negara Berkembang
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
Perbedaan dengan Konsep Sosialis :
Konsep Sosialis : Tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif.
Konsep Negara Berkembang : Tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI
Keterkaitan Ideology, Sistem Perekonomian dan Aliran Koperasi
Perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutnya akan berbeda. Sebaliknya, setiap sistem perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideology bangsanya dan aliran koperasinyapun akan menjiwai sistem perekonomian dan ideology bangsa tersebut.

Aliran Koperasi
Dengan mengacu pada keterkaitan ideology dan sistem perekonomian di suatu Negara, maka secara umum aliran koperasi yang dianut oleh berbagai Negara di dunia dapat dikelompokkan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam sistem perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi tiga aliran, yaitu:
1.       Aliran Yardistick
2.       Aliran Sosialis
3.       Aliran Persemakmuran

Aliran Yardistick
•         Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal.
•         Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi
•         Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah-tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota koperasi sendiri
•         Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.
Aliran Sosialis
•         Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.
•         Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.
 Aliran Persemakmuran
•         Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
•         Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
•         Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI
•         1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. Th 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit
•         1862 dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian “The Cooperative Whole Sale Society (CWS)
•         1818 – 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen
•         1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
•         1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
•         1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali koperasi di Indonesia (Sukoco, “Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”). Raden Ngabei Ariawiriaatmadja, Patih Purwokerto dkk mendirikan Bank Simpan Pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negeri pribumi melepaskan diri dari cengkeraman pelepas uang.
•         12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya
•         1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang Penyaluran Bahan Pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya.
•         1961, diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin
•         1965, Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 14 th 1965, dimana prinsip NASAKOM (Nasionalis, Sosialis dan Komunis) diterapkan di Koperasi. Tahun ini juga dilaksanakan Munaskop II di Jakarta
•         1967 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 12 tahun 1967  tentang Pokok Pokok Perkoperasian disempurnakan  dan diganti dengan UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian
•         Peraturan Pemerintah No.9 tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi

Refrensi Buku :
Arifin Sitio dan Halomoan Tamba

Kamis, 28 Juni 2012

Digital Marketing

Digital Marketing is The practice of marketing / marketing using digital distribution channels to reach targeted consumers, build relationships with consumers, and has the ability to measure, in a way that is cost effective and timely manner.
 

Company use of digital marketing:
The company has the innovation that can be developed. Business carried on in the form of service to society or to sharpen customer service. Applied management company in accordance with the methods of digital marketing. The Company has a level of tolerance for risk. Companies have been regarded as capable or strong enough to handle the problem in matters related to information technology
 

The key to successful digital marketing can be divided into two major sections. The first part is good planning, and the second is the excellent execution process. Marketers must have a deep understanding when creating a digital marketing plan. Digital marketing plan not only contains the channel to be used, the message is delivered, how many followers or fans who want to obtain. Digital marketing plan should be prepared based on the information industry landscape, industry & technology trends, customer behavior and buying process. This information will help marketers to identify problems that are considered important by consumers, determine the necessary digital marketing tools, making creative solutions to meet those needs. Digital marketing execution process also must be excellent, as good without the implementation of the plan will not produce anything.

Kamis, 19 April 2012

TUGAS BAHASA INGGRIS TOPIK 2

2. Topic: It has been said, "Not everything that is learned is contained in the book. 'Compare and contrast knowledge gained from experience with knowledge gained from books. In your opinion, which source is more important? Why?
answer : 
I think a more important book, because the book is my guide to running experience I went through, from the book I learned to make sure I have experienced events, and from books I was able to understand the meaning of the experience I went through, first it was not real but I can sure came from the book and I jumped into my own experience to believe in myself personally.

TUGAS BAHASA INGGRIS TOPIK 1

1. Topic: People attend college or university for various reasons (for example, new experiences, career preparation, increased knowledge). Why do you think people attend college or university? Use specific reasons and examples to support your answer
My opinion lecture or University is one way to achieve the desired goal one of his jobs.

For example, I go to university because of my own choice and fully supported by parents. Because, I think this is the best way to achieve my goals. With the entrance of the university department in which I select the management, I get the science - the science that is useful for my future career. I also get a new experience for the students where we are busy with a task of considerable weight from the previous university and drained of energy. And college graduates do not guarantee a decent job as desired. because, in an era of increasingly sophisticated job search more difficult and increasingly fierce competition in which the employment of university graduates to see where.

Selasa, 03 April 2012

Batik Lanterns

Concept
     Lantern is a lamp cover items that can decorate the room. Lanterns in the business concept, we wanted to offer something different to consumers. Because we makelanterns of course with different materials and bentuknyapun not only oval or square, butwith its diverse forms, such as animals. Fabric we use is the batik cloth.


Reasons
     Reason we want to run this business because we have not seen the creation lanterncraftsmen shape "lanterns and fabric used.


Excellence
     Of business we want to run it. Marketing we've done over the internet, opening outlets and we use delivery system. The price we offer very affordable for the whole community.


Market
     For all societies.




Name:
1. Ario Rinaldo               (11211168)
2. Sonny Wicaksono     (16211860)
3. Bijak Bestari              (11211479)
4.Aprianto Yudha           (11211013)
5.Rendy Saputra            (15211968)

Minggu, 25 Maret 2012

My Biography

Hello my comrades,


My name is Ario Rinaldo. I live in Bogor with my family.  I used to go school in Budhi Bhakti elementary, SLTP Negeri 6 Bogor for the next step of studying and Yadika 7 as my senior school. Today, i am a college student in private university, Gunadharma. I  study in Gunadharma for it is a well-known university, it is reachable place to go. In this fabulous university, i take the management of economy because i want to get more and more about the knowledge in management especially in business that it will be useful for my life after i graduate from it.

Sabtu, 10 Maret 2012

Penanggulangan Pengangguran

        Pengangguran didefinisikan sebagai seseorang pada usia produktif tidak mampu mendapatkan pekerjaan.
Masalah pengangguran di negara indonesia sudah menjadi masalah yang banyak dibicarakan. Timbulnya pengangguran karena kurangnya lapangan pekerjaan dan juga kesadaran diri mereka sendiri, hal ini mengakibatkan kemiskinan bagi masyarakat. Cara penanggulangan pengangguran mamang tidak mudah, pemerintah harus bekrja sama dengan masyarakat agar masalah ini dapat teratasi.


Cara Penanggulangan Pengangguran
  • Pemerintah harus lebih banyak membuka lapangan pekerjaan, agar masyarakat tidak mengalami kemiskinan.
  • Diberikannya kemudahan pendidikan ke seluruh golongan masyarakat yang tidak mampu. Ini dikarenakan rendahya pendidikan seseorang, sehingga tidak mengetahui pengetahuan yang cukup untuk mendapatkan pekerjaan.
  • Kesadaran masyarakat untuk bekerja keras dan menyadari bahwa pentingnya pendidikan, maka dari itu setiap lapisan golongan masyarakat harus mempunyai kemauan agar mampu bersaing untuk mendapatkan atau mendirikan lapangan kerja.
  • Diberikannya pelatihan keterampilan bagi masyarkat agar mendapatkan modal keahlian khusus yang dapat ia manfaatkan untuk bakerja. hal ini di khususkan untuk masyarakat produktif yang kurang mendapatkan pendidikan.
  • Dihimbau kepada seluruh masyarakat yang mampu (penghasilan diatas rata-rata) untuk membuka lapangan pekerjaan yang dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun kepada orang lain.
     Inilah beberapa contoh Penanggulangan Pengangguran yang dapat saya berikan, bahwasannya masalah pengangguran yang ada di ngara ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh pemerintah, akan tetapi masyarakat harus mempunyai usaha dan kerja keras untuk menyalasaikan masalah pengangguran di negara ini.

Sumber: ario_rinaldo.blogspot.com